Take Over Bpkb Atau Pindah Leasing Mobil Dan Motor

Take over Bpkb

Take over bpkb atau yang biasa disebut pindah leasing untuk kendaraan yang masih kredit ini berlaku untuk motor maupun mobil. Take over bpkb ini bisa dilakukan dengan catatan total pelunasan atau sisa hutang yang ada tersisa sedikit sehingga nilai pencairan di leasing yang baru bisa menutupi hutang tersebut dan tentu saja ada sisa dana pencairan dari leasing baru yang bisa dimanfaatkan nasabah. Umumnya take over bpkb ini terjadi karena nasabah yang sedang butuh dana tunai.

Setelah di leasing lamtake over bpkba dilunasi, ini berarti segala urusan yang berkenaan dengan kredit pada leasing tersebut telah selesai dan tidak ada keterikatan kredit keduanya. Kewajiban nasabah berada pada leasing atau finance baru yang telah melunasi sisa hutangnya pada leasing lama. Dan yang sudah pasti adalah tenor pinjaman nasabah yang tadi tinggal sedikit kini dimulai dari awal lagi.

Take over bpkb mobil biasanya bisa dilakukan jika nasabah mempunyai sisa angsuran kurang lebih satu tahun dengan tenor sebelumnya 3 atau 4 tahun lamanya. Karena jika sisa 1 tahun kemungkinan untuk mendapatkan sisa pelunasannya lebih besar yang diterima nasabah. Semakin sedikit pelunasan di finance lama semakin besar pula dana yang diterima nasabah.

Untuk nilai pencairan dari take over kredit mobil ini mutlak sepenuhnya kebijakan milik finance baru. Dan tentu saja pencairannya tidak sebesar waktu pencairan di leasing lama, ini dikarenakan setiap tahunnya nilai jual kendaraan yang terus mengalami penurunan.

Untuk take over bpkb motor biasanya bisa dilakukan jika nasabah memiliki sisa angsuran dibawah 5 bulan dan tenor sebelumnya sekitar 1 atau 2 tahun. Dan di motor pun sama nilai pencairan dengan mobil yang selalu mengalami penurunan karena terus turunnya harga jual tiap tahunnya.

Proses pengajuannya sama saja dengan gadai bpkb, yaitu survey kemudian pencairan. Data-data untuk pengajuanpun sama persis dengan pinjaman gadai bpkb. Yang membedakan hanyalah ketika sudah approvel dana tidak langsung cair karena harus melunasi sisa hutang yang ada di finance lama.

Take over bpkb ada yang resmi dan ada yang tidak resmi. Take over yang resmi biasanya dana talangan untuk pelunasannya menggunakan dana dari kantor finance tersebut, dan ini mewajibkan nasabah memiliki history payment atau angsuran yang bagus atau bisa dikatakan tanpa denda karena terlambat membayar angsuran, jikapun ada keterlambatan tidak boleh lebih dari 10 hari dan tidak boleh setiap bulan ada keterlambatan.

Sedangkan take over tidak resmi biasanya dana talangannya menggunakan pihak ketiga dan tentu saja ada success fee yang wajib dibayar kepada pihak ketiga, biasanya 5 % dari dana yang dikeluarkan atau bisa juga lebih atau kurang sesuai kesepakatan sebelumnya. Untuk take over tidak resmi ini History payment tidak terlalu dibutuhkan. Jikapun nasabah setiap bulannya banyak denda, tetap bisa dilakukan take over bpkb ini.

Untuk pengajuan Take over bpkb mobil atau pun motor, silahkan isi Form pengajuan yang ada disebelah kanan atau bisa juga melalui whatsapp yang ada dipojok kanan bawah.

take over bpkb kredit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *